Hati-hati terhadap penipuan, dan sebaiknya kita tidak cuek
terhadap hal tersebut. Karena membiarkan sesuatu yang salah, berarti kita
pun turut berbuat salah, bila kita sebenarnya mampu mencegahnya, bahkan bisa
meluruskannya.
Anda JANGAN PERCAYA jika pedagang sapi mengatakan bahwa sapi
ini beratnya SEKIAN kg (umumnya dilebih-lebihkan 1,5 sampai 2 kali berat
sesungguhnya). Sapi dengan berat 300 kg, dibilang 500 kg dsb, kemudian
Anda membelinya, dan Anda bilang ke tetangga atau panitia kurban beratnya 500
kg, padahal mereka yang ahli sapi tahu kalau itu sekitar 300 kg, Anda yang
dianggap berbohong (membesar-besarkan beratnya). Mohon hati-hati, benar-benar nggak enak rasanya kalau
tertipu .
Jadi kalau membeli sapi, Anda minta sapi tersebut DITIMBANG
DI DEPAN ANDA. Timbangan sapi sangat mudah diperoleh atau bisa pinjam ke
pedagang lainnya atau ke peternak. Begitu selesai ditimbang, maka langsung
Anda minta sapi tsb ditandai (seandainya Anda jadi membelinya).
Kalau pedagang tsb tidak mau menimbang sapinya di depan
Anda, maka JANGAN MEMBELI-nya, hampir dapat dipastikan dia berbohong. Umumnya
mereka mengatakan "wah ribet/ruwet sekali kalau ditimbang segala",
atau bilang sulit memperoleh timbangan sapi,padahal sangat mudah menimbang
sapi.
Dimohon Anda tidak cuek dan turut peduli serta turut mendidik pedagang agar
JUJUR, dengan cara TIDAK MEMBELI-nya. Seandainya semua pembeli seperti ini,
maka pedagang yang tidak jujur akan merugi, dan itu akan memberinya pelajaran
untuk bertindak jujur.
Dengan cara demikian, insyaAllah Dunia Islam akan lebih baik dan lebih maju.
Dengan cara demikian, insyaAllah Dunia Islam akan lebih baik dan lebih maju.
"Dan janganlah kamu dekati harta anak yatim, kecuali dengan cara yang lebih bermanfaat, hingga sampai ia dewasa. Dan sempurnakanlah takaran dan timbangan dengan adil. Kami tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan sekedar kesanggupannya. Dan apabila kamu berkata, maka hendaklah kamu berlaku adil, kendatipun ia adalah kerabat(mu), dan penuhilah janji Allah. Yang demikian itu diperintahkan Allah kepadamu agar kamu ingat." (QS. Al-An'am [6] : ayat 152)
"Dan Syuaib berkata: "Hai kaumku, cukupkanlah takaran dan timbangan dengan adil, dan janganlah kamu merugikan manusia terhadap hak-hak mereka dan janganlah kamu membuat kejahatan di muka bumi dengan membuat kerusakan." (QS. Hud [11] : ayat 85)
Semoga bermanfaat.
Sumber : http://forum-warga.web.id
